Cerita Horor “Rahayu”

Halo sobat misteriluhur, kali ini Ka J akan membagikan Cerita Horor.

 

Langsung saja ke ceritanya

 

Rahayu

 

Entah berapa kali aku menguap dari tadi, berdiam diri di ruang UKS tanpa ditemani siapa-siapa. Di luar sana sedang berlangsung upaca bendera dan kebetulan minggu ini aku yang piket di UKS.
Aku bangkit ke arah jendela mengintip ke luar sana. Pembina upaca sendang memberikan amanat terlihat barisan belakang sudah tidak karuan barisannya.
Aku tersenyum geli, sendainya aku berada di antara mereka pasti akan bernasib sama terjemur di bawah terik matahari.
Tiba-tiba ada adik tingkat kelas masuk ke dalam UKS. Kebetulan tahun ini tahun terakhirku berada di sekolah ini.

“Permisi Kak, boleh aku masuk,” ujarnya menatapku.
Aku menatapnya sejenak dengan wajah pucat serta keringat bercucuran di dahinya. “Silakan,” jawabku menuyuruhnya masuk.
Aku menuntunya ke salah satu ranjang, kebetulan ranjang di UKS belum terisi sama sekali. “Tumben sekali sepi ya minggu ini,” batinku.
“Kamu mau minum teh?” tanyaku kepadanya. Dia menggeleng lemah.
“Kak boleh pinjam minyak kayu putihnya,” pintanya.

Aku mengangguk lalu langsung menuju ke kotak obat yang berada di dinding. Aku mengambil minyak kayu putih serta paracetamol.
Lalu mengambil segelas air.
“Di minum dahulu Dek. Pusing kan?” tanyanya. Dia mengangguk dan mengambil obat di tanganku.
“Nama kamu siapa?” tanyaku.
“Rahayu dari kelas tujuh D, Kak,” jawabnya menyerahkan gelas kosong.
Aku mengangguk dan menyuruhnya untuk istirahat. Aku segera mengisi buku absen.
Tak lama terdengar suara riuh di halaman membuatku bernafas lega berarti upacara sudah selesai.
“Gimana Nia?” tanya Bu Rika masuk ke dalam UKS.
“Eh, Ibu. Alhamdulillah tidak banyak yang tumbang Bu,” ujarku.
Bu Rika mengangguk dan melirik buku absen. “Satu ya?” tanyanya membuatku mengangguk.

 

“Anaknya udah balik ke kelas?” tanya Bu Rika menatap ranjang satu persatu.
“Belum Bu,” ujarku. Sontak membuatku terdiam melihat ranjang yang masih rapi.
“T-adi.”

 

Bu Rika langsung mengambil buku absen dan melihat siapa namanya. “Rahayu kelas tujuh D.”
“Ibu wali kelasnya kan?” tanyaku. Bu Rika tampak diam bergeming.
“Rahayu, dia tidak ada di kelas Ibu,” ujar Bu Rika membuatku tersentak. Namun, jelas di sana aku tulis Rahayu dari kelas tersebut bahkan dirinya menyebutkan.
Bu Rika menghela napas. “Kamu tidak apa-apa kan?” tanya Bu Rika menatapku.
Aku menggelang. “Syukur deh,” gumam Bu Rika.

“Rahayu itu siswi tiga tahun yang lalu di sekolah ini. Memang benar dia kelas tujuh D waktu itu Ibu wali kelasnya. Dia sudah meninggal tiga tahun yang lalu,” jelas Bu Rika membuat lututku lemas.
“J-adi?”
Bu Rika mengangguk, barusan yang masuk ke dalam UKS bukanlah manusia namun arwah Rahayu.
“Apa meninggalnya tidak wajar atau meninggal di sini?” gumamku, Bu Rika mengangguk.
“Di sekolah.” Aku mengangguk paham, entah karena apa aku penasaran dengan Rahayu, sampai arwahnya masih bergentayangan dan belum kembali.

 

Selesai.

 

 

Bagaimana kawan misteri luhur, suka dengan cerita horor  ini ? jangan lupa share agar kita bisa terus update cerita-cerita horor untuk menemani malammu.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *